Kemeriahan Perayaan 15 Tahun PPLH Puntondo

Kemeriahan Perayaan 15 Tahun PPLH Puntondo

Menyambut 15 tahun PPLH Puntondo, yang jatuh pada tanggal 15 Oktober 2016 melakukan beberapa perayaan Ulang Tahun dan syukuran, kegiatan yang dirangkaikan dengan lomba-lomba kreatif baik antara staff PPLH Puntondo maupun antara pelajar se-Desa Laikang ini berlangsung cukup meriah, tidak hanya itu Perayaan Ulang Tahun PPLH Puntondo dirangkaikan juga dengan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia yang bekerja sama dengan Yayasan Peduli Negeri, Oxfam Indonesia,  Unilever, dan Perkumpulan Katalis.

Dengan tema yang diusung yaitu “Selalu menumbuh kembangkan kesadaran kritis dalam wujud tindakan nyata untuk kelestarian lingkungan hidup.” Diharapkan dengan usia yang ke 15 PPLH Puntondo bisa semakin luas dalam mewujudkan kelestarian lingkungan melalui tindakan nyata dan juga kesadaran kritis untuk keberlanjutan lingkungan yang harmonis.

Kegiatan yang berlangsung di PPLH Puntondo, Dusun Puntondo, Desa Laikang, Kecamatan Mangarbombang, Kab. Takalar ini berlangsung selama 2 hari, Senin hingga selasa 24-25 Oktober 2016. Turut yang menghadiri undangan yaitu Tokoh masyarakat, Aparat Desa Laikang, MUSPIKA Mangarabombang, komunitas, dan juga beberapa LSM.

Hari pertama, lomba lomba yang dilaksakan antara staff PPLH Puntondo akni lomba transfer terigu, tiup bola pimpong, buldozer dll, yang kesemuanya lomba ini bertujuan agar antara sesama bisa saling menjaga kekompakan dan kerjasama dalam tim. Kemudian malam hari acara dilanjutkan dengan pemotongan tumpeng dan refleksi 15 Tahun PPLH Puntondo.

Di hari kedua, acara ulang tahun dirangkaikan dengan lomba-lomba untuk pelajar se-Desa Laikang, untuk TK diadakan lomba mewarnai menggunakan warna dari alam, dan SD diadakan lomba memilah sampah sesuai jenisnya dan juga membuat kolosal hasta karya.

Setelah lomba-lomba selesai diadakan barulah Perayaan Hari Cuci Tangan Pakai Sabun Sedunia dilakukan, dimulai dengan senam cuci tangan yang diikuti oleh seluruh peserta lomba dan diakhiri cuci tangan bersama menggunakan sabun. Harapannya tentu baik pelajar maupun masyarakat bisa terbiasa dengan cuci tangan untuk menjaga kebersihan.