Action for World Environment Day

Event Started On:
and Ended On:

“Aksi Hari Lingkungan Hidup”
Mengasah Kreatifitas untuk Mengelolah Sampah Menjadi Karya Seni, dan Membentuk Kepribadian Diri Serta Proses Penyadaran Lingkungan Hidup

Menyambut Hari Lingkungan Hidup Sedunia yang jatuh pada tanggal 5 Juni, Pusat Pendidikan Lingkungan Hidup (PPLH) Puntondo bersama Yayasan Peduli Negeri akan turut memperingati dan melaksakan beberapa kegiatan pada hari Selasa, 14 Juni 2016

Kegiatan yang akan berlangsung di PPLH Puntondo diusung dengan tema “Aksi Hari Lingkungan Hidup” Mengasah kreatifitas untuk mengelolah sampah menjadi karya seni dan membentuk kepribadian diri serta proses penyadaran lingkungan hidup, akan dirangkaiakan dengan beberapa kegiatan. Diantaranya Tadabbur Alam (Apresiasi Lingkungan Hidup), Motovasi Diri dan Pembentukan Karakter, Berkarya dari Bahan Sampah (Lomba Kreatifitas dari bahan limbah/sampah) dan Diskusi Hari Lingkungan Hidup Sedunia.

Adapun sasaran dari kegiatan ini yaitu tamu undangan dari pelajar atau siswa-siswi sekolah dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dari Desa Cikoang, Desa Laikang, dan Desa Patopakang.

Kegiatan ini tetap pada mengacu pada tema internasional yang di usung yaitu “go wild for life” diharapkan juga membangun kesadaran dan keyakinan akan nilai-nilai religius, membangun persepsi diri yang positif dan membangun kepercayaan diri, membangun kemandirian dan disiplin pribadi generasi penerus.

Hari Lingkungan Hidup atau World Environment Day (WED) merupakan salah satu bentuk kampanye global terbesar terkait pelestarian lingkungan dan hutan. WED bertujuan untuk menginspirasi setiap orang di bumi untuk mengambil tindakan dalam melestarikan lingkungan hidup dan kehutanan. Kali ini mengangkat isu tentang perdagangan ilegal satwa liar. United Nations Environment Programme (UNEP), program lingkungan PBB, yang kemudian “tanpa kompromi dalam memerangi perdagangan ilegal satwa liar” sebagai isu utama Hari Lingkungan Hidup Sedunia (World Environment Day) 2016.

Sasaran utama adalah memerangi perdagangan ilegal satwa liar. Tema ini diwujudkan dalam sebuah slogan, Go Wild for Life.Di mana perdagangan ilegal satwa liar telah mengakibatkan mengikisnya keanekaragaman hayati di bumi dan mengancam keberlangsungan hidup spesies yang mengagumkan seperti badak, harimau, dan gajah. Satwa-satwa liar tersebut saat ini menjadi hewan langka yang terancam punah.Go Wild for Life,mengajak semua penduduk bumi untuk memerangi perdagangan ilegal dan tidak memberikan toleransi terhadap perdagangan ilegal satwa yang dilindungi. Sehingga diharapkan menjadikan World Environment Day sebagai kekuatan inspiratif dari tindakan individu yang secara kolektif akan menjadi kekuatan yang besar dalam melakukan perubahan positif terhadap kehidupan di bumi.